Please feel free to quote part of information provided here, with an acknowledgment to the source.

7.1.07

Disertasi: Pidato Promotor

Prof. Dr. Achadiati Ikram


Dr. Oman Fathurahman yang amat terpelajar,

Seperti Saudara katakan, memang disertasi hendaknya bukanlah sebagai karya agung terakhir yang seakan merupakan mahkota di atas jerih payah ilmiah seorang ilmuwan. Meskipun demikian, peristiwa promosi doktor pantas dipandang dengan rasa puas dan lega. Saya sebagai promotor Saudara, mengucap syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa bahwa Saudara telah memenuhi tugas akhir ini dengan gemilang.

Para hadirin yang saya mulyakan,
Sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia merupakan suatu bagian dari sejarah bangsa yang masih perlu diungkap agar kita mendapat gambaran lengkap tentang perkembangannya di masa lampau, serta agar diperoleh pula pengertian yang mendalam dan komprehensif tentang keadaan Islam di masa kini. Luasnya kawasan tanah air kita dengan budaya daerah yang beragam tak dapat tiada ikut memberi ciri-ciri khas kepada praktik keagamaan serta nuansa kepercayaan yang dianut para pemeluk agama Islam.

Dr. Oman Fathurahman yang amat terpelajar,
Saudara telah menelaah dan mengungkap perjalanan sejarah tarekat Sya‹‹Œriyyah, yaitu salah satu jenis tarekat yang tersebar luas di Indonesia. Sumatra Barat, yang menjadi daerah objek penelitian Saudara, telah mempengaruhi dan menentukan arah perkembangan tarekat yang hingga kini masih berpengaruh kuat dalam kehidupan spiritual umat Islam setempat. Saudara telah menunjukkan bagaimana peranan ulama setempat dalam mengarahkan dan melunakkan rumusan ajaran tasawuf filosofisnya, sehingga lebih diterima di kalangan umatnya. Ini pula yang telah mendorong pemerkayaan budaya setempat dengan lahirnya salawat dulang dan ritual basapa, yang hanya terdapat di kawasan itu.

Saudara juga menjelaskan rantai hubungan intelektual antarulama dari Timur Tengah sampai ke Asia Tenggara, mulai dari Syaikh Ahmad al- Qusyasyi, Syaikh Ibrahim al-Kurani, Syaikh Abdurrauf al-Sinkili, sampai ke ulama Sumatra Barat utama, yaitu Syaikh Burhanuddin Ulakan. Hubungan ini telah dapat Saudara telusuri berkat ketangguhan Saudara sebagai filolog, karena mata-mata rantai yang telah Saudara uraikan tersebut bersumber dari naskah-naskah yang ditulis oleh para ulama.

Studi tentang suatu ajaran, perkembangan historisnya, hubungannya yang melintasi benua dan bangsa, serta pengaruh local genius terhadapnya, semuanya Saudara ungkapkan dengan menggunakan naskah-naskah sebagai sumbernya. Saudara adalah orang pertama yang melakukan penelitian semacam itu, dan dengan demikian, Saudara telah memberi tempat yang selayaknya kepada kajian filologi, dan kepada keberadaan naskah-naskah kita.

Hadirin yang terhormat,
Penelitian yang telah dilakukan oleh Saudara Dr. Oman Fathurahman ini merupakan langkah penting pada jalan perkembangan studi sosial-budaya dan keagamaan Indonesia melalui naskah lama (manuscript). Penelitian ini telah membuktikan pula betapa pentingnya studi naskah lama untuk pengetahuan sosial-budaya, yang pada gilirannya memberikan pencerahan bagi pengenalan jati diri bangsa.

Dr. Oman Fathurahman yang amat terpelajar,
Saya ucapkan selamat atas keberhasilan Saudara, serta besar harapan saya bahwa masih banyak lagi sumbangan ilmu yang akan Saudara berikan di kemudian hari.
Kepada Ibu Oman serta putra-putranya, saya sampaikan selamat, pasti sukses suami dan ayah tercinta akan terpancar pada keluarga. Demikian pula kepada Prof. Dr. Azyumardi Azra serta seluruh keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, saya menyampaikan selamat atas lulusnya anggota keluarga yang satu ini. Semoga prestasi ini akan diteladani oleh para peneliti yang lain. Sekian, terima kasih.


UI Depok, 11 September 2004